Orangtua Harus Membangun Kedekatan Dengan Buah Hati? Menjalin Kedekatan Dengan Anak Untuk ‘Investasi’ Masa Depan.

  • Whatsapp
13 / 100

Orangtua Harus Membangun Kedekatan Dengan Buah Hati? Menjalin Kedekatan Dengan Anak Untuk ‘Investasi’ Masa Depan. – Alasan utama adalah sangat sukar sekali menemukan waktu dan momen bersama ketika nanti anak Mama sudah mulai beranjak remaja dan dewasa. Kedekatan seorang orangtua dan anak adalah investasi yang berharga. Jika hubungan ini tidak dibangun sejak dini, orangtua akan merasakan kegaanjilan saat anak sudah mulai tumbuh dewasa.

Hal yang terdengar sepele ini seringkali menjadi masalah bagi para orangtua yang sibuk bekerja. Padahal meluangkan waktu untuk anak bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan jika diagendakan dengan baik.

Hubungan antara Mama dan anak dengan sendirinya terbangun dan sudah pasti hubungan antara Mama dan anak pasti sangat dekat, walhasil mama tidak membutuhkan banyak usaha untuk dekat dan menghabiskan waktu bersama anak.

Peran orangtua sangat diperlukan untuk mendekati anak supaya kekompakan dan keharmonisan keluarga tetap terjalin dan terjaga.

Keaktifan orangtua dalam membangun kedekatan dengan anak sejak dini merupakan hal yang mutlak dan penting, ada beberapa lasan kenapa orangtua harus membangun kedekatan dengan anak/

Bagi seorang orangtua yang ingin menciptakan kedekatan dengan anaknya, maka setidaknya ada beberapa cara yang dapat dilakukan sedini mungkin.

Hal yang dapat meningkatkan kedekatan diantaranya

Pertama, ikut terlibat dalam mengasuh dan merawat anak. Mulailah membiasakan diri berbagi tugas dalam kegiatan di rumah. Atur jadwal dengan istri kapan gilirannya bertugas memandikan anak, membuatkan sarapan untuk anak, dan membacakan cerita sebelum tidur untuk anak.

Dengan terlibat aktif dalam kegiatan di rumah, maka akan terjalin hubungan emosional yang baik antara seorang orangtua dan anak. Selain itu juga anak akan merasa mendapatkan perhatian lebih dari sosok orangtua.

Kedua, luangkan waktu untuk bermain bersama anak. Jangan sampai karena kesibukan, kegiatan bermain anak dialihkan kepada perawat bayi atau asisten rumah tangga. Karena ketika seorang orangtua bermain bersama anaknya, banyak bahasa yang tidak tersurat yang tersampaikan sehingga kecerdasan bahasa anak meningkat.

Selain itu ketika bermain bersama anak, orangtua bisa menjadi teman sekaligus pelindung bagi anak. Dari sini anak akan merasa diri tidak ada jarak dengan orangtuanya, dan anak akan bersikap terbuka karena menganggap orangtua sebagai teman dekatnya.

Ketiga, menjalin komunikasi yang membangun. Komunikasi yang membangun yang dimaksudkan di sini bukan sekadar menanyakan kabar anak di sekolah, apa yang dipelajari di sekolah, atau bagaimana nilai ujian kemarin. Akan tetapi komunikasi yang dimaksud adalah komunikasi yang intensif di mana antara keduanya ada sikap saling percaya satu sama lain.

Seorang orangtua tahu apa yang sedang dirasakan anak, apa yang bisa membuatnya senang, sedih, dan khawatir. Seorang orangtua harus mampu membangun dan memberikan masukan, agar anak dapat mengelola emosi yang dirasakan dan belajar menyelesaikan persoalan, sehingga saat dewasa nanti anak sudah bisa menghadapi persoalan secara mandiri.

Keempat, mendidik anak melalui permainan yang kreatif dan menyenangkan. Sesekali buatlah permainan dengan benda-benda yang ada di sekitar Anda. Buku misalnya. Jadikanlah buku sebagai media bermain. Misalkan carilah kata yang terdiri dari empat huruf pada halaman lima buku ini.

Berilah poin dan penghargaan atau hadiah jika anak berhasil menjawabnya dengan benar. Berilah aturan, siapa yang memiliki poin terbanyak itulah pemenangnya, sehingga anak merasa senang. Sekalipun anak kalah dalam permainan ini, anak akan belajar dari kekalahan. Di sini orangtua berperan untuk mengenalkan perasaan kekecewaan saat kalah dan bagaimana cara menanganinya. Secara demikian, ketika anak banyak bermain bersama orangtua, maka logika anak dalam berpikir akan lebih berfungsi.

Jika keempat cara ini dilakukan sedini mungkin, maka di situlah sebenarnya kedekatan orangtua dan anak mulai terbangun, sehingga saat dewasa kedekatan ini selalu terjaga dengan baik. Dan, akan lebih baik lagi jika sejak kecil anak bisa dekat secara emosional dengan kedua orang tuanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *